Tips Lolos Seleksi Beasiswa LPDP Terbaru

Tips Terbaru Lolos Seleksi Beasiswa LPDP - Setiap tahun Lembaga Pengelola Dana Pendidikan selalu mengembankan teknis seleksi demi menjaring para akademisi yang berkualitas.
Tips Terbaru Lolos Seleksi Beasiswa LPDP
Tips Terbaru Lolos Seleksi Beasiswa LPDP

Pada tahun-tahun sebelumnya, LPDP memberi peluang kepada calon penerima beasiswa dengan cukup mendaftar di website dan mengunggah beberapa data saja. setelah itu calon pendaftar tinggal menunggu pengumuman lulus Administrasi. Kalau sudah lolos, pesertanya langsung berangkat seleksi tahap akhir, yakni substansi. Singaktnya seleksi hanya berlangsung dua tahap.

Syarat Toefl di tahun sebelumnya juga belum terlalu menjadi standar tinggi. Hanya cukup lampirkan score Teofl minimal 450 sudah langsung bisa lolos.  Bahkan ada sebagian pengalaman masih sempat mengapload score Toefl pediction.

Berbeda dengan Seleksi LPDP yang sekarang. Tahapan seleksinya aga lebih berat. Kamu harus memang mempersiapkannya dengan matang, baru bisa memiliki pekuang lulus. 

Maka dari itu, dalam artikel ini, Tim Lpdplulus.com akan berbagi informasi penting buat kamu. Dengan mengetahui infromasi ini, kamu bisa lebih siap dalam mempersiapkan diri dalam proses seleksi LPDP.

TAHAPAN SELEKSI 
Seleksi Beasiswa LPDP yang terbaru, akan melewati tiga tahapan seleksi.
  • Seleksi Berkas
  • Seleksi Assessment Online
  • Seleksi Substansi
Baiknya kami akan bahasa tiga tahapan seleksi ini beserta tipsnya.

SELEKSI BERKAS
Pada saat seleksi berkas, kamu diminta membuat account beasiswa dulu di website resmi LPDP. Dari sana, kamu akan mendapatkan user name dan pasword. Jika kamu belum tahu cara membuat accountnya, silakan baca panduan ini [Panduan Mendaftar]  

Sebelum melakukan pengisian data di account beasiswa, baiknya kamu menentukan dulu beberapa hal penting. Seperti jurusan atau program studi yang kamu minati. Tujuan kampusnya di mana. Kapan perkualiahannya dimulai. Apa saja persyaratannya. Dengan mengenal kampus tujuan lebih detail, kamu akan tahu persis apa saja yang akan kamu persiapkan. 

Selanjutnya, kalau sudah fix dengan pilihan program studi, kamu harus menentukan jalur beasiswa yang akan diambil. Apakah mau ambil beasiswa LPDP jalur reguler, atau dari beasiswa LPDP Afirmasi ( Khusus kamu yang dari daerah 3T, Bidik Misi, dan Prestasi Nasional ) 

Setiap jalur beasiswa memiliki syarat yang berbeda-beda. Hal mendasar perbedaannya ada pada Toefl atau IELST. Bagi yang mengambil jalur reguler, agak tinggi kualifikasinya. Sementara untuk jalur khusus Affirmasi, syaratnya sedikit jauh lebih muda. Karena pihak LPDP berusaha mengangkat kualitas pendidikan di beberapa daerah tertinggal. Sehingga perlakuan khusus seleksi Beasiswa afirmasi memang diprioritaskan. 

Nah, kalau kamu butuh detail syarat administrasinya, silakan baca artikelnya [ Syarat Mendaftar Beasiswa LPDP Berbagai Jalur

TIPS SELEKSI BERKAS
Berkas penting yang kamu butuhkan sebelum mengisi data di website LPDP, siapkan dulu Essai beasiswamu. Ada 2 essai yang harus kamu buat. Pertama essai sukses terbesar dalam hidupku dan yang kedua essai Kontribusiku bagi Indonesia. Essai Sukses terbesar dalam hidupku ini bebas. Karena ini tidak ada format yang dikasih. Hanya saja, perlu diperhatikan bahwa jumlah kata yang disediakan sangat terbatas. 

Bagusnya, kamu membuat semacam list penting untuk kamu rangkai dalam setiap paragraf. Biar semua terangkum dan tersampaikan semua ide yang akan kamu curahkan. 

Intinya, essai Sukses Terbesar Dalam Hidupku itu mencakup sukses secara pribadi, Keluarga, Masyarakat dan negara. Dalam essai ini sebenarnya, calon penerima beasiswa diharapkan membuat sebuah peta masa depan agar bermanfaat bagi banyak orang, termasuk ke negara. 

Kamu yang membuat essai yang isinya hanya membahas sukses terbesar dalam hidup kemungkinan besar gagal dalam proses seleksi ini. Karena kalau kamu hanya berpikir bahwa sukses terbesar itu hanya untuk diri sendiri dan keluarga, itu salah besar.  

Sukses terbesar dalam hidup yang harus dijabarkan dalam essai mencakup, sukses buat diri sendiri, keluarga, masyarakat dan negara. Dalam artian, kamu multi manfaat. Bisa berkontribusi lebih untuk banyak orang. 

Kalau ingin punya gambar soal contoh Essai Sukses Terbesar Dalam Hidupku, silaan baca kumpulan Essai Sukses Terbesar Dalam Hidupku di sini [ Kumpulan Essai Sukses Terbesar Dalam Hidupku

Tips terakhir agar kami lulus Seleksi berkas Beasiswa LPDP ini, kamu harus membuat Curriculum Vitae alias biodata paling keren. Artinya, tunjukan di dalam biodatamu bahwa kamu punya pengalaman yang banyak. Baik itu dalam organisasi, pelatihan, Prestasi Lomba, Jurnal atau hal lainnya yang bisa mendukung diri kamu. 

Langkah Pertama tim seleksi mengenal calon penerima beasiswa adalah dari CV yang dimuat di website pendaftaran. Jadi, kalau CV atau bidata diri kamu kurang keren, kemungkinan bisa gagal baru di tahap ini. 

Kamu bebas mengisinya di website. Hanya saja, dalam website, kamu bakal diminta mengurutknnya dari tahun terbaru hingga tahun yang terlampu. Kalau perlu, prestasi sejak SD dimasukan. Hal ini akan menjadi poin penting. Ingat! Pihak LPDP akan berkenalan denganmu pertama kali dengan satu cara, membaca CV pelamar beasiswa. So, berikan CV terbaikmu. 

Eits, meskipun bebas mengisi CV, bukan bearti kamu sembarangan mengisinya sesuka hati. Kamu harus jujur pada dirimu sendiri. Jangan mengisi hal-hal yang tidak pernah kamu lakukan. Karena nanti pada saat seleksi substansi atau taharap terakhir beasiswa, bukti prestasimu akan diminta. Baik itu sertifikat atau semacamnya sekadar mengkonfirmasi kalau data yang dimasukan benar-benar ada. 

Kalau kamu ketahuan berbohong, ya sudah. Itulah akhir dari segala karirmu sebagai calon penerima beasiswa. Nama kamu akan di-black list dan tidak akan diterima sebagai calon penerima sampai kapanpun. Jadi, sangan disarankan, jujurlah mengisi data diri. Mulailah dari hal-hal kecil seperti ini untuk melakukan hal besar di masa depan nantinya. 

Ada pun berkas yang dibutuhkan saat seleksi berkas yakni seperti yang tertera di bawah ini. 

 SELEKSI ASSESSMENT ONLINE BEASISWA LPDP 

Seleksi Assessment ini adalah seleksi tahap kedua yang baru saja diberlakukan di tahun 2017. Pada seleksi sebelumnya hanya butuh 2 tahapan Seleksi. Seleksi Berkas dan Seleksi Substansi. Setelah itu peserta seleksi menunggu pengumuman. 

Berbeda dengan sekarang. Seleksi tahap dua "Assessment Online" beasiswa LPDP lebih kepada mengenal calon penerima secara psikologis. Atau melihat kecenderungan karakter si calon penerima beasiswa. Jadi, soal test tidak ada yang sulit. Karena soal yang akan dikasih tidak ada perhitungan atau tes logika. Karena test ini murni test kepribadian. Tidak sama dengan test TPA atau lainnya.  

Tes Assessment Online ini juga sangat sederhana. Hanya memlih setuju, sangat setuju, tidak setuju, dan pikir-pikir alias tidak punya pilihan. Selebihnya hanya klasfikasi karakter. Seperti kecenderungan diri sendiri. Semisal kamu bakal ditanyai, Apakah kamu suka berdiam diri di kamar dalam kurun waktu yang lama? 

Nah, kamu tinggal memilih ya atau tidak. Gampang kan? 
Iya, sangat mudah. Hanya saja, ketika itu mudah, apakah kamu bisa menyelesaikannya dengan baik?
Belum tentu. Karena ketika kamu salah menentukan pilihan, itu akan bernilai buruk bagi karaktermu. 

Semisal, ketika dalam pertanyaan kamu disuguhkan pertanyaan, "Apakah kamu sudah bekerja dalam kelompok?" 

Beberapa ada yang menjawab, ya dan ada juga yang tidak. Kalau yang memilih tidak, bebarti dia suka sekali belajar sendiri. Dan suka bergaul atau bekerja sama dengan orang lain. Sehingga nanti ketika kuliah orang-orang seperti ini bakal berantakan. Maka, pihak LPDP kemungkinan tidak memuliskan peserta seperti ini. 

Yang dibutuhkan adalah karakter yang suka bekerja sama. Dalam bahasa kerennya adalah bersinergi. Mampu memanfaatkan jaringan pertemanan untuk maju bersama berkontribusi lebih di masyarakat dan negara. Itu maksudnya.  

Kalau secara karakter dilihat tidak cocok, ya pasti gagal dong. 
Kami sarankan, ketika kamu mengisi soal-soal yang ada dalam seleksi Assessment Online, kamu harus siapkan dulu karakter terbaikmu. [ Baca : Model-model Soal Seleksi Assessment Online Beasiswa LPDP ] 

PERSIAPAN SELEKSI ASSESSMENT ONLINE 
Pada saat kamu lolos berkas, maka kamu harus mempersiapkan diri sebaik mungkin menghadapi soal Assessment online. Nah, ada beberapa hal penting yang harus kamu siapkan menuju test antara lain; 

1. Koneksi Internet yang stabil 
Koneksi internet yang stabil ini perlu diperhatikan. Karena jangan sampai jaringan internetnya bermasalah kamu malah rusak hasilnya. Usahakan membeli paket data yang cepat dan kuata yang cukup. Paling sedikit kuota 1 GB. Karena, pada saat mengisi jawaban online, kamu harus meload data soal dengan kebutuhan data yang stabil. Karena soalnya serupa test aplikasi flash Flayer. Selama internet terkoneksi, jawabanmu akan disimpan secara otomatis di setiap beberapa menit. Sehingga, jangan khawatir kalau terjadi kesalahan pada browser seperti tiba-tiba mati laptop. Kamu bisa melanjutkan pekerjaan soal kamu kok. jadi tenang dan santai.  

2. Laptop yang Spesifikasi Bagus. 
Minimal laptop yang dipakai Ram 1 Giga, Prosessornya minimal Dual Core. Laptop usahakan memilih yang ukuran besar. Jangan menggunatakan laptop kecil. Nanti bakal ribet matamu membaca soalnya. Usahakan ukuran laptp besar agar kamu makin semangat mengisinya. 

3. Menggunakan Browser Terbaru Google Chrome
Maksud dari browser terbaru agar yakni buat jaga-jaga. Karena Browser terbaru pasti jauh lebih stabil dari browser sebelumnya. Kahatirnya, saat kamu mengisi soal, terjadi crush  di browser dan akibatnya soal tidak bisa keluar. Kan brabe juga urusannya. Iya kan? 

4. Membaca Point Penting Dalam Penilaian Soal Assessment Online. Mungkin akan lebih baik kamu memahami hal penting yang dijabarkan dalam artikel ini [ Point Penting Dalam Seleksi Assessment Online

SELEKSI SUBTANSI (TAHAP TERAKHIR)

Pada seleksi Subtansi ini, kamu akan menjalani beberapa sesi. Nanti akan ada pembagian secara online, tertera di account beasiswamu jadwal kamu seleksi. Di sana dituliskan kamu masuk grup wawancara berapa, test Essai On the Spot, dan Kelompok Leadership Group Discussion (LGD). Catat baik-baik informasi itu.  

Berkas yang harus kamu bawa saat seleksi Substansi adalah bukti fisik berkas yang kamu masukan di website beasiswa. Semacam surat rekomendasi dari dosen yang kamu pakai saat mendaftar, Surat pernyataan bermaterai 6 ribu, Print out CV Pendaftar dari web langsung, kartu Peserta Seleksi yang diprint dari web juga, bawa 2 materai 6 ribu, serta berkas sertifikat lainnya yang sempat dimasukan ke dalam bidatamu dulu. Silakan bawa bukti fisiknya. 

Setelah bukti fisik diperiksa, kamu bakal siap-siap menuju tahapan seleksi. Seperti yang sudah kami sebutkan. Seleksi Substansi akan melewati 3 sesi; Seleksi Wawancara, Seleksi Essai on the Spot, dan terakhir LGD. 

Saat seleksi wawancara, kamu akan berhadapan dengan 3 pakar dari ilmu yang akan kamu minati. Ada 1 orang yang sama dengan program studi yang akan kau ambil, 1 orangnya melihat sisi nasionalisme dan integritasmu, serta yang terakhir pewawancara dari psikolog yang bertugas mengamati kepribadianmu saat berbicara. Kemungkinan, kalau kamu berbohong akan sangat kelihatan.
Selain itu, saat seleksi juga kamu bakal direkam. Pihak LPDP memang sengaja merekam data wawancara agar bisa dijadikan laporan hasil wawancara. Dengan begitu, kamu bisa komplain kalau ada indikasi kecurangan dalam tahap ini. 

Tapi sejauh ini, seleksi wawancara berjalan baik saja. Pihak LPDP sangat profesional. Jauh sebelum, para interviewer sudah mendapatkan arahan langsung dari LPDP. Jadi, profesional dalam mewawancarai. Tidak melihat kamu anak pejabata atau tidak. Semua diperlakukan sama. 

Hanya saja, ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan saat wawancara.Kamu tidak boleh duduk bersandar. Karena kesannya kamu menyepelehkan tim wawancara. Usahakan duduk sopan dengan badan tegap. Seperti orang yang berminat meraih beasiswa ini. badan agak lurus dan tampak berwibawa. 

Jangan lupa tersenyum manis saat kamu mau menjawab. Bertindaklah sealami mungkin tanpa ada beban. Anggaplah pewawancara adalah orangtuamu yang akan menanyakan keseriuasanmu untuk belajar. Jangan menganggap mereka itu serupa monster yang harus ditakuti. Sekali lagi, anggaplah mereka itu orangtuamu yang akan memastikan bahwa kamu serius ingin kuliah. Kata kuncinya di situ. Kamu mau curhat soal cita-cita kuliah.  

Nanti akan ada pertanyaan yang akan mengarah, nanti setelah studi kamu mau jadi apa, atau setelah studi kamu akan melakukan apa. Jawaban yang diharapkan pertanyaan seperti ini akan kembali pada poin kontribusimu untuk keluargamu, masyarakat dan bangsa. 

Kamu jelaskan saja, kamu setelah wisudah mau kerja di mana, terus kontribusimu apa untuk bangsa, dan keuntungan apa juga yang akan kamu dapat secara pribadi.  Artinya, jawabanmu harus mengarah ke tiga point penting itu. 

Sebelum dan sesudah wawanca, usahakan salaman. Dengan menyalami pewawancara, kita sudah menjaga hubungan baik dengan mereka. Artinya, proses wawancara yang buruk sekalipun, kalau ternyata kamu di akhir kesannya sopan dan sangat baik, bisa jadi poin terakhir karaktermu itu yang menyalamatkanmu dari wawancara. Kamu tidak pernah tahu,munkin hal kecil bisa menolongmu saat wawancara. 

Tahapan seleksi Wawancara memang cukup berat bagi sebagian orang. Tapi bagi orang lain, sesi wawancara adalah jalan terbaik untuk bisa lolos sebagai penerima beasiswa. Ini kesempatan curhat soal cita-cita dan harapan masa depan. Sebagai orangtua, si pemberi beasiswa hanya memastikan kesiapan studimu, karaktermu cocok apa tidak sebagai pelajar, dan potensi sukses kira-kira seperti apa. Kalau dianggap cocok, siap-siaplah menunggu pengumuman. 

Jika Lolos Seleksi Substansi, maka siap-siap mengikuti Persiapan Keberangkatan. Kurang lebih 5 hari dan akan dilaksanakan di Jawa barat, Depok, tepatnya di Wisma Hijau. Tempat Pelaksanaan bisa saja berubah. Tapi sejauh ini, LPDP lebih memilih Wisama Hijau. Karena fasilitasnya yang cocok buat pelatihan. 

Nah, untuk pelamar beasiswa jalur Affirmasi, setelah lulus seleksi Substansi, akan diberikan fasilitas tambahan beruapa Pengayaan Bahasa [ TOEFL dan IELST]. Durasi pelaksanaan ada yang 3 bulan dan ada yang 6 enam bulan. Lama pelaksanaan akan bergantung dari score TOEFL kamu sebelumnya. Kalau scorenya lebih dari 450, maka biasanya mendapatkan pengayaan 3 bulan. Kalau di bawah score 450, biasanya ditempatkan selama 6 bulan. 

Pemilihan lokasi pengayaan bahasa akan ditentukan langsung oleh pihak LPDP. Peserta yang menunggu saja jadwal pelaksanaanya. 

Kami kira cukup untuk informasi penting ini. Kalau memang mash ada yang perlu ditanyakan, silakan tinggalkan komentar, dan subscribe website ini agar kamu bisa mendapatkan pemberitahuan langsung ke email info penting.  Salam Sukses  dan semoga Tips Terbaru Lolos Seleksi Beasiswa LPDP bermafaat untuk semua!
,

Comments